Jogja dan Kamu
Terima kasih telah hadir walau hanya sebentar.
Terima kasih telah berbagi keceriaan dan tawa yang tak mengenal tanda titik
Terima kasih untuk cerita dan semua ketidakjelasan selama ini
Entah di suatu sore. Tiba-tiba sosokmu muncul. Dan kita bercengkrama dalam bahasa bahagia. Seperti biasa.
Namun, mendadak kamu hilang dalam keramaian hari itu.
Kemana perginya tak ku dapati lagi hingga terbangun lagi.
Akan seperti inikah persilangan dan perpotongan jalan hidup kita?